ni buat teman-teman aku ada kutipan motivasi dari para pembesar ni yang aku kutip dari berbagai macam sumber :
Perjalanan seribu batu bermula dari
satu langkah.
( Lao Tze )
( Lao Tze )
Manusia tidak merancang untuk gagal,
mereka gagal untuk merancang.
( William J. Siegel )
( William J. Siegel )
Amat mudah untuk memadamkan api yang
sedang membara,
tetapi sukar untuk meredakan api kemarahan dalam diri.
tetapi sukar untuk meredakan api kemarahan dalam diri.
Kecerdasan emosi adalah kemampuan
merasakan,
memahami, dan secara efektik menerapkan daya
dan kepekaan emosi sebagai sumber energi, informasi,
koneksi, dan pengaruh yang manusiawi.
( Robert k. Cooper )
memahami, dan secara efektik menerapkan daya
dan kepekaan emosi sebagai sumber energi, informasi,
koneksi, dan pengaruh yang manusiawi.
( Robert k. Cooper )
Apa pun tugas hidup anda, lakukan dengan baik. Seseorang semestinya melakukan pekerjaannya sedemikian baik sehingga mereka yang masih hidup, yang sudah mati, dan yang belum lahir tidak mampu melakukannya lebih baik lagi. (Martin Luther King)
Bekerjalah bagaikan tak butuh uang.
Mencintailah bagaikan tak pernah disakiti. Menarilah bagaikan tak seorang pun
sedang menonton. (Mark Twain)
Jangan lihat masa lampau dengan
penyesalan; jangan pula lihat masa depan dengan ketakutan; tapi lihatlah
sekitar anda dengan penuh kesadaran. (James Thurber)
Agar dapat membahagiakan seseorang,
isilah tangannya dengan kerja, hatinya dengan kasih sayang, pikirannya dengan
tujuan, ingatannya dengan ilmu yang bermanfaat, masa depannya dengan harapan,
dan perutnya dengan makanan. (Frederick E. Crane)
Mereka berkata bahwa setiap orang
membutuhkan tiga hal yang akan membuat mereka berbahagia di dunia ini, yaitu;
seseorang untuk dicintai, sesuatu untuk dilakukan, dan sesuatu untuk
diharapkan. (Tom Bodett)
Ancaman nyata sebenarnya bukan pada
saat komputer mulai bisa berpikir seperti manusia, tetapi ketika manusia mulai
berpikir seperti komputer. (Sydney Harris)
Pahlawan bukanlah orang yang berani
menetakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan sebenarnya ialah orang
yang sanggup menguasai dirinya dikala ia marah. (Nabi Muhammad Saw)
Cara untuk menjadi di depan adalah
memulai sekarang. Jika memulai sekarang, tahun depan Anda akan tahu banyak hal
yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tak akan mengetahui masa depan jika
Anda menunggu-nunggu. (William Feather)
Dalam masalah hati nurani, pikiran
pertamalah yang terbaik. Dalam masalah kebijaksanaan, pemikiran terakhirlah
yang paling baik. (Robert Hall)
Belajarlah dari kesalahan orang
lain. Anda tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu
sendiri. (Martin Vanbe)
Orang-orang hebat di bidang apapun
bukan baru bekerja karena mereka terinspirasi, namun mereka menjadi
terinspirasi karena mereka lebih suka bekerja. Mereka tidak menyia-nyiakan
waktu untuk menunggu inspirasi. (Ernest Newman)
Orang-orang yang sukses telah
belajar membuat diri mereka melakukan hal yang harus dikerjakan ketika hal itu
memang harus dikerjakan, entah mereka menyukainya atau tidak.
(Aldus Huxley)
(Aldus Huxley)
Kebanyakan dari kita tidak
mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita selalu menyesali apa yang
belum kita capai. (Schopenhauer)
Musuh yang paling berbahaya di atas
dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah
keberanian dan keyakinan yang teguh. (Andrew Jackson)
Sesuatu yang belum dikerjakan,
seringkali tampak mustahil; kita baru yakin kalau kita telah berhasil
melakukannya dengan baik. (Evelyn Underhill)
Perbuatan-perbuatan salah adalah
biasa bagi manusia, tetapi perbuatan pura-pura itulah sebenarnya yang
menimbulkan permusuhan dan pengkhianatan. (Johan Wolfgang Goethe)
Jika orang berpegang pada keyakinan,
maka hilanglah kesangsian. Tetapi, jika orang sudah mulai berpegang pada
kesangsian, maka hilanglah keyakinan. (Sir Francis Bacon)
Karena manusia cinta akan dirinya,
tersembunyilah baginya aib dirinya; tidak kelihatan olehnya walaupun nyata.
Kecil di pandangnya walaupun bagaimana besarnya. (Jalinus At Thabib)
Bersikaplah kukuh seperti batu
karang yang tidak putus-putus-nya dipukul ombak. Ia tidak saja tetap berdiri
kukuh, bahkan ia menenteramkan amarah ombak dan gelombang itu.
(Marcus Aurelius)
(Marcus Aurelius)
Kita melihat kebahagiaan itu seperti
pelangi, tidak pernah berada di atas kepala kita sendiri, tetapi selalu berada
di atas kepala orang lain. (Thomas Hardy)
Kaca, porselen dan nama baik, adalah
sesuatu yang gampang sekali pecah, dan tak akan dapat direkatkan kembali tanpa
meninggalkan bekas yang nampak. (Benjamin Franklin)




0 komentar:
Post a Comment